Filsafat Politik, 26 Februari 2013

Apa persamaan antara Thomas Hobbes dan Aristoteles? Hobbes tidak bisa menyangkal bahwa dirinya adalah Aristotelian, seluruh fondasi filsafat politiknya dia urus dengan pertama-tama menggarap konstitusi kodrati manusia. Mengapa “konstitusi kodrati” merupakan kata yang baik? Karena Hobbes menguraikan perihal kodrat manusia tetapi pada saat yang sama kodrat itu ialah sebuah bentukan, konstruksi, bangunan, konstitusi dari Hobbes sendiri. KKM Hobbes diberi nama dengan apa yang disebut The State of Nature. Hobbes tidak bisa keluar dari jalur Aristotelian dalam arti filsafat politik harus dikembalikan pada kodrat manusia. Dalam hal ini, Hobbes adalah Aristotelian. Ini yang pertama.

John Locke

Tulisan yang sangat terkenal berjudul “Treties on the Government”. Dalam traktat ini ada dua bagian. Yang satu adalah dialog (dispute) debat John Locke dengan … Yang kedua adalah yang terkenal, kaerna adanya konsep private property yang merupakan konsep modern. Aristoteles tidak menulis soal private property. Itu konsep modern. De facto kita tahu dengan baik konsep private property menjadi pergulatan filsafat politik untuk periode-periode selanjutnya. Jadi, John Locke menulis The Second Treaties on the Government. John Locke berada pada koridor politik modern. Dia tidak masuk dalam politik klasik. Periode John Locke adalah yang menyusul Hobbes, jadi dia juga bicara soal The State of Nature, seperti Hobbes. Ini mendahului konsep dia tentang Political Society. Hobbes dan Locke, ketika membagi bukunya, Hobbes bab 1-13 mengenai manusia. Bab 14 mengenai hukum kodrat. Skema yang sama juga menjadi skema Locke. Skema pembahasannya bergerak dari State of Nature ke Political Society. Apa pertanyaannya? Siapa manusia dalam The State of Nature John Locke. Pertanyaan “Siapa manusia?” sangat penting karena pertanyaan ini sama dengan pertanyaan “Apakah negara?” Maka John Locke ketika membahas political society, dia menguraikan siapa manusia.

Siapa manusia menurut Locke? Locke menguraikan bahwa manusia adalah (1) dia yang memenuhi didirnya sendiri, (2) dia yang bekerja, (3) manusia seolah-olah dapat diringkas, terealisir dalam keringat. Manusia adalah self sufficient, artinya manusia bisa mencukupkan dirinya sendiri dengan bekerja. Dan bekeraj itulah yang menjadi pondasi bahwa dia memiliki hak untuk menerima buah-buah dari kerja kerasnya.

Bagaimana dalam Hobbes? Hobbes benar-benar memiliki poin jelas, bahwa manusia adalah makhluk yang mengancam dan mengejar yang lain, bukan karena senang melakukannya, tetapi karena untuk membela hidupnya (self reservation). Manusia Hobbes terlukis seperti manusia pemburu, seperti pada zaman purba, tidak hanya berburu binatang, tetapi juga memburu pesaingnya. Hal ini tercontoh nyata dalam suku-suku Indian, namun hal ini juga nyata dalam situasi negara yang tanpa pemimpin.

Manusia Locke tidak saling membunuh, tetapi mencukupi dirinya sendiri. Kita tentu bisa berkata pada Locke, bagaimana realasi manusia satu dengan yang lain, karena ketika manusia bekerja mencukupkan dirinya sendiri, kira-kira bagaimana cara pandang manusia terhadap sesamanya? Relasi manusia dalam Locke satu sama lain relasinya tidak terlalu jelas dalam Locke. Locke tidak banyak mengururs relasi sesama manusia. Logikanya, kalau setiap orang bekerja mencukupi dirinya sendiri dan penuh dengan usahanya (kenyang dengan hasil kerjanya), cukupkah? Bagaimana lukisan manusia dalam State of Nature Locke? Seperti petani yang menanam dan menumbuhkan tanam-tanaman untuk memenuhi kebutuhannya. Sering kali petani sudah merasa cukup ketika menikmati hasil panennya. Ini tipe petani otentik. Zaman sekarang sudah tidak ada lagi petani otentik. Semua orang dituntut untuk menguasai banyak hal.

Manusia tidak seperti yang digambarkan sesederhana itu di mana setelah penuh dengan hasil kerjanya lantas cukup. Manusia tidak pernah puas, karena manusia lebih rumit daripada binatang yang setelah kenyang tidur, menurut pada yang memberi makan, dll. Tetapi manusia tidak demikian. (1) Jadi indikasi bahwa manusia tidak pernah puas dalam memiliki private property ada dalam John Locke. (2) Fakta bahwa manusia tidak cukup dengan kenyang saja, manusia bisa memikirkan masa depan, hari esok. Apa yang dilakukan hari ini, bukan untuk hari ini saja, tetapi untuk masa depan. Manusia tidak hidup untuk hari ini saja. John Locke tahu bahwa keinginan manusia tak pernah berhenti. Maka Private property dapat menghantar manusia pada ketamakan, kerakusan. Liberalisme dalam ekonomi yang digulirkan Hobbes dan Locke, betul-betul tak ada hentinya. Keinginan manusia dalam kemewahan tak pernah cukup. Inilah yang menjadi poin yang sering dilupakan dalam fispol John Locke, yaitu bahwa keinginan manusia tak boleh melindas rasionalitasnya. Artinya, rasionalitas Locke masih kira-kira agak juga dipengaruhi Hobbes dalam arti setelah manusia bisa menjangkau self reservation-nya, seharunya private property cukup, artinya dia tak boleh tunduk mencari sampai tak terbatas. Ketika kita bicara private property, pertanyaannya ialah private property itu limitless atau tidak? Menurut Locke, sesungguhnya private property tidak limitless, tidak tak terbatas. Inilah yang tanpa kita sadari, Locke telah mengintrodusir skema baru dalam ekonomi yang kemudian kita sebut liberalisme. Liberalisme diterjemahkan dalam bahasa Prancis “Laissez Faire” biarlah berbuat sebebasnya.

Kesimpulan kecilnya ialah, John Locke memberi pondasi kokoh pada skema individualisme dalam filsafat politik. Sehingga political society Locke ini seperti apa? Political Society Locke langsung berhubungan dengan tata pengaturan private property. Apa yang dikatakan Locke memang benar pada zamannya.

Tinggalkan komentar

Filed under Diktat dan Catatan Kuliah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s