Jarak..

Angelinasinaga

Jangan cabut bunga di tamanmu
Bukankah kau masih mengingat aku yang menanamnya dikala kita berteman
Pucat pasi aku memeliharanya
Menentang angin yang tiada habisnya

bunga yang akan menyapamu dikala pagi
karena kini jarak telah membekapku jauh darimu
Menyapu kenangan yang kutau akan tetap berada dalam genggamanku

Mungkin bunga itu dapat tercabut
Namun rasa ku belum dapat luput
Aku terbaring dalam diam yang panjang
mencintaimu lewat bunga yang kubiarkan tumbuh

dalam jarak telah kuucapkan banyak kata
tak terdengar olehmu karena hujan terlalu keras bersuara
dan rintik airnya membawa segala ceritaku
meresap ke dalam tanah..

Lihat pos aslinya

Tinggalkan komentar

Filed under Kumpulan Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s